Apa itu Cloud Computing?
Secara
umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan
pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan
pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan
program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu
yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud
computing.
Teknologi
komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan
internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna.
Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa
instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui
komputer dengan internet.
Cloud
computing yang datanya disimpan dalam server bersifat permanen artinya
semua pengguna dapat mengakses secara bersamaan melalui akses internet, dan
menggunakan datanya juga secara bersamaan. Untuk saat ini cloud computing
menjadi sebuah tren teknologi terbaru 2014 dimana setiap orang akan melakukan
penyimpanan datanya melalui cloud computing karena dengan menggunakan cloud
computing data maka semua datanya akan aman karena terproteksi.
Cloud
computing untuk perusahaan-perusahaan besar saat ini digunakan, karena
memang sengaja digunakan karena agar setiap pengguna dapat mengakses data kapan
saja dan dimana saja tanpa batas yang terpenting adanya koneksi internet.
berikut adalah video ilustrasi cara kerja dari komputasi awan
Cloud computing dalam bidang Pemerintahan
Cloud Computing dalam pemerintahan (E-Goverment) dapat
mendongkrak kinerja khususnya dalam bidang pemerintahan. E-Goverment dapat
membantu para staff di bidang pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang
lebih baik ke masyarakat. Pemerintah dalam negara Indonesia telah menggunakan
cloud computing.
Contoh pertama yaitu sebagai penyediaan sumber informasi.
Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah menyediakan layanan Cloud
Computing sebagai layanan jasa alih daya pengelolaan TIK untuk instansi pemerintah.
Layanan ini bertujuan untuk dapat mewujudkan percepatan e-government, karena
memungkinkan pengguna pemerintah berkonsentrasi dalam memberikan layanan dan
tidak dipusingkan dengan konfigurasi maupun pemeliharan perangkat teknologi
informasi.
Selain itu instansi pemerintah seperti Badan Pengawas Tenaga
Nuklir dan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) juga sudah menggunakan
teknologi ini. Dengan demikian, berdasarkan kalkulasi Balai Ipteknet penggunaan
layanan jasa komputasi awan dapat menghemat biaya hampir 50% dibanding dengan
menyiapkan infrastruktur dan SDM sendiri yang mencapai ratusan juta rupiah.
Keamanan sistem menjadi prioritas utama layanan Cloud
Computing yang dilengkapi firewall, VPN dan Security Operating Centre (SOC)
yang merupakan software canggih untuk melakukan pemantauan dan penyaringan
deteksi dini terhadap seluruh paket yang melewati jaringan. Sehingga ketika
terjadi gangguan dan serangan bisa dilakukan tindak lanjut dan pembenahan.
Teknologi Cloud Computing dapat memudahkan untuk sharing
informasi dan pertukaran dokumen. Keuntungan lain, UKM dan Koperasi dapat
menurunkan biaya investasi dan operasional IT, keragamannya pun sudah ada serta
transparansi dan peningkatkan bisnis koperasi maupun UKM dengan kemudahan
teknologi yang ada. Kunci dari infrastruktur untuk cloud computing adalah media
penyimpanan dan metode komputasi untuk data yang berskala besar.
Keuntungan dengan menggunakan cloud computing adalah sebagai
berikut :
- Mengurangi resiko pada insfrastructure
- Dana yang rendah
- Peningkatan kecepatan inovasi
- Mengurangi waktu running aplikasi dan waktu respon
- Biaya yang relatif terjangkau
- Layanan publik yang lebih baik dengan cara penyediaan informasi yang lebih cepat kepada masyarakat.
- Mendapatkan informasi lebih terkait dengan masyarakat umumnya. Hal ini diperoleh lewat analisis mendalam terhadap database yang ada.
contoh ilustrasi skema cloud computing pada bidang pemerintahan dapat kita lihat Singapura sebagai contohnya.
![]() |
| skema cloud computing di bidang pemerintahan |
Implementasi Cloud Computing di bidang Pendidikan
Dizaman teknologi seperti sekarang ini cloud computing
sangatlah dibutuhkan terutama pada bidang pendidikan. Karena dapat menghemat
biaya yang cukup mahal dan menghindari penerapan teknologi yang rumit. Sedikit
pengertian tentang could computing, Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud
computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan
pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari
internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer.
Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam
Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang
disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait
teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga
pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa
mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali
terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Dengan adanya Cloud
computing ini kita tidak perlu memiliki server, listrik, ruang server, staff
operasional, storage, software, dan biaya terkait infrastruktur IT lainnya.
Kita hanya perlu mengaksesnya berupa layanan dan membayar sesuai yang kita
butuhkan.
Cloud computing pada bidang pendidikan antara lain Yahoo
email atau Gmail. Pengguna tidak membutuhkan software atau server untuk
menggunakannya. Pengguna hanya membutuhkan koneksi internet kemudian dapat
mengirikman email. Software manajemen email dan serber semuanya ada di cloud
(internet) dan secara total dikelola oleh provider seperti Yahoo dan Google.
Konsumen hanya perlu menggunakan software itu sendiri dan menikmati manfaatnya.
Salah satu contoh penerapan cloud computing yaitu Google
Apps untuk Pendidikan (Google Apps for Education) saat ini menawarkan kepada
lembaga-lembaga pendidikan sebuah solusi “hosting gratis” untuk mengelola
email, Chat, kalender, berbagi dokumen, dll. Google sendiri menyebut layanan
ini sebagai sebuah solusi komunikasi dan kolaborasi yang terintegrasi (an
integrated communication and collaboration solution).
Contoh lain dari cloud computing pada pendidikan yakni
sistem informasi akademik digital merupakan salah satu contoh penerapan cloud
computing. Salah satunya adalah SIAKAD
ONLINE. SIAKAD ONLINE merupakan penyedia jasa layanan cloud
computing khusus di bidang pendidikan level perguruan tinggi. Pihak kampus
sebagai pengguna cukup melakukan pendaftaran secara online. Setelah mendapat
konfirmasi dari pihak penyedia layanan, pihak kampus dapat langsung menggunakan
sistem informasi akademik dengan fitur-fitur yang telah disediakan oleh
penyedia layanan. Sistem ini menerapkan cloud computing model SaaS. Penggunaan
sistem ini tidak membutuhkan adanya pembelian server atau pembuatan aplikasi
yang begitu rumit. Pengguna juga tidak perlu memikirkan atau mengeluarkan biaya
yang besar untuk pemeliharaan server dan aplikasi. Semua itu sudah menjadi
tanggung jawab pihak penyedia layanan.
Dengan demikian, penerapan cloud computing dapat dijadikan sebagai
salah satu solusi bagi institusi pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan
dengan biaya yang murah. Namun, tentu saja penerapan cloud computing di setiap
perguruan tinggi harus ditunjang juga oleh fasilitas internet karena prinsip
dasar dari cloud computing adalah adanya akses internet. Selain itu, mengenai
keamanan data pun menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Oleh kerena itu
telah menjadi kewajiban pemerintah sebagai pelayan rakyat untuk membantu dunia
pendidikan memenuhi berbagai kebutuhannya termasuk penerapan atau implementasi
sistem cloud computing. Adanya dukungan dari pemerintah untuk mengembangkan TI
di Indonesia akan semakin memudahkan dunia pendidikan untuk fokus pada tugas
intinya yang telah dicanangkan dalam konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi.
berikut adalah video tentang cloud computing dibidang pendidikan.
Implementasi Cloud Computing di Bidang Kedokteran
Cloud computing sebagai teknologi baru dalam dunia komputasi
merupakan salah satu teknologi yang bermanfaat di berbagai aspek kebutuhan
kehidupan. Walaupun cloud computing atau komputasi awan termasuk hal yang baru
di lingkungan Indonesia, namun pemanfaatannya saat ini cukup baik di terima
masyarakat. Diperlukan pembelajaran yang cukup agar masyarakat Indonesia dapat
terbiasa untuk memanfaatkan teknologi ini. Salah satu hal yang mungkin menjadi
kekhawatiran dari teknologi komputasi awan adalah tingkat kemanan data, dan hal
itulah yang saat ini menjadi permasalahan umum pada teknologi ini.
Sebuah data pada cloud computing dapat dipastikan aman
karena ada aturan yang mengharuskan setiap penyelenggara layanan Cloud
Computing untuk patuh terhadap regulasi dan aturan yang terkait. Sebagai
contoh, ISO 27002 yang merupakan standar praktik terbaik pada keamanan
informasi yang bisa juga digunakan untuk menilai tingkat keamanan di suatu
penyedia jasa layanan Cloud Computing. Selain kekhawatiran akan faktor
keamanan, privasi juga menjadi isu yang menjadi perhatian Microsoft.
Dalam komputasi awan hal yang menjadi keuntungan utama dari
komputasi awan adalah kita bisa menyewa kemampuan komputasi tersebut sesuai
dengan kebutuhan. Tidak ada kebutuhan bagi kita untuk membeli dan memasang
komputer/server sendiri. Dan hal ini yang akan menguntungkan user dengan tidak
membutuhkan biaya untuk membeli server sendiri. Maka otomatis user akan
menghemat budget dan memproteksi data – data pentingnya.
Cloud Computing di bidang Kedokteran :
Dalam bidang kedokteran manfaat teknologi ini cloud
computing di Indonesia juga diperlukan penggunaan teknologi yang memadai
termasuk juga teknologi informasi berbasis cloud computing. Seperti halnya
pengembangan “Telemedicine”, yakni pelayanan di bidang kesehatan jarak jauh.
Ini berarti bahwa layanan pengobatan yang mencakup semua bentuk pengobatan yang
memanfaatkan media, dimana pasien dan dokter dapat berkomunikasi jarak jauh. Baik
menggunakan telepon seluler, telepon rumah, internet dan sebagainya.
Telemedicine juga didefinisikan sebagai transfer data medis elektronik dari
satu lokasi ke lokasi lainnya via online.
Telemedicine dapat dikatakan sebagai alat yang dapat
membantu banyak orang dengan beragam masalah kesehatan. Sangat banyak manfaat
yang ditawarkan dalam penggunaan Telemedicine, seperti halnya efektivitas
waktu, biaya dan tenaga, artinya pasien tidak perlu untuk jauh-jauh datang ke
rumah sakit yang menghabiskan banyak waktunya di perjalanan, biaya bahan bakar,
dan fisik bertahan di tengah-tengah kemacetan untuk berkonsultasi masalah
kesehatan dengan dokter, cukup dengan memanfaat teknologi informasi seperti
halnya email atau bahkan video conference dan lain sebagainya.
Adapun manfaat lain yang ditawarkan yakni mengatasi
persebaran tenaga medis atau ahli kesehatan, dokter yang sudah professional
yang persebarannya tidak merata disetiap daerah yang ada di Indonesia. Intinya,
dengan Telemedicine, pasien dapat berkonsultasi dan melakukan pengobatan jarak
jauh denga dokter ahli yang ia percayai mampu untuk membantu permasalahannya.
Disisi lain dengan penggunaan Telemedicine ini juga tidak
akan menutup kemungkinan untuk menimbulkan resiko seperti halnya cyber crime.
Misalnya, penggunaan Telemedicine ini dijadikan sebagai kedok penipuan yang
nantinya dapat merugikan pihak lain. Namun hal-hal semacam ini dapat sedikit
ditekan dengan penggunaan security bagi semua pemakai jasa cloud computing.
berikut adalah gambaran dari cloud computing dibidang kedokteran.
![]() |
| teknologi cloud dibidang kedokteran |
Cloud Computing dalam bidang Telekomunikasi
Implementasi cloud computing pada telekomunikasi yaitu
dengan menyediakan layanan system informasi yang terpusat, dengan artian
data-data yang tersebar di berbagai daerah dapat dikelola dan dipantau oleh
pusat data. Salah satu contohnya pada Perusahaan Telkom, dengan cloud computing
telekomunikasi dengan menyediakan jasa telepon tetap kabel (fixed wireline),
jasa telepon tetap nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (mobile
service), data/internet serta jasa multimedia lainnya. Mereka menggunakan cloud
computing dengan memanfaatkan layanan internet dengan menggunakan pusat server
yang bersifat virtual dengan tujuan memelihara data dan aplikasi.
Disamping keuntungan dari fleksibilitas, kinerja tinggi dan
solusi menghemat biaya dari cloud computing, timbul isu yang menarik tentang
bagaimana dengan keamanan informasi
yang disimpan di data center milik penyedia layanan cloud
computing. Dimensi keamanan data itu sendiri terdiri dariconfidentiality,
integrity dan avaliability. Karena berdasarkan salah satu dimensi keamanan data
yaituAvailability, cloud computing menaruh semua data dari client dalam satu
wadah yaitu data center milik penyelenggara layanan cloud computing untuk
memudahkan manajemen namun menimbulkan tindakan ini menimbulkan resiko yang
cukup besar bagi keamanan informasi karena jika terjadi hardware failurepada
data center tersebut maka data yang tersimpan pada data center tersebut akan tidak
dapat di akses atau tidak available lagi.
salah satu penerapan cloud computing di Indonesia yang dilakukan oleh telkom
Sumber :
http://cloudindonesia.com/implementasi-cloud-computing-di-bidang-pemerintahan/
http://istanateknologi.blogspot.sg/2015/05/implementasi-cloud-computing-di-segala.html
http://jhens-fernando.blogspot.sg/2015/04/implementasi-cloud-computing-berserta.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
http://bimaandika.wordpress.com/2013/05/12/cloud-computing-pendidikan/
http://www.telkomsigma.co.id/managed-services-cloud-computing/cloud-computing-infrastructure-technology/

